Kekurangan Datsun GO+

Datsun merupakan produsen mobil bawahan Nissan yang sempat populer pada tahun 70-an namun pada tahun 80-an Datsun mengalami kemerosotan sehingga sempat tidak memproduksi hingga tahun 2010-an. Pada tahun 2014-2015, Datsun kembali ke pangsa pasar otomotif dengan membawakan Datsun Go Plus Panca. Mobil ini merupakan MPV pada segmen LCGC.

Kehadiran Datsun Go+ Panca ini hadir dengan fitur yang tidak kalah dengan MPV lainnya. Yang mana mengandalkan mesin 1.2 liter HR12DE 3 silinder segaris 12 katup yang mampu menghasilkan 68 Hp pada 5.000 rpm dan torsi 104 pada 4.000 rpm. Mesin tersebut akan disalurkan melalui transimisi 5 percepatan dan transmisi matic 4 percepatan.

Kekurangan Datsun GO+

Dengan mesin tersebut, Datsun Go+ Panca mampu melaju dengan baik di jalanan. Namun, tentu dibalik kelebihan yang disematkan pada MPV ini pasti memiliki kekurangan yang dirasakan oleh pengendara. Apa saja kekurangan yang ada pada Datsun Go+ Panca? Berikut beberapa ulasan kekurangan dari Datsun Plus Panca.

Walaupun menggunakan mesin yang cukup tangguh dikelasnya, sangat disayangkan hal ini tidak didukung dari fasilitas keselamatan untuk pengendara dan penumpang. Tidak adanya fitur keselamatan seperti ABS, EBD dan airbag penumpang membuat mobil ini perlu hati-hati ketika dikenadarai. Pasalnya, airbag hanya tersedia di bagian pengendara saja sehingga proteksi untuk penumpang sama sekali tidak mendukung.

Jika dilihat dari interior, ada beberapa hal yang sangat mencolok yaitu kabin. Ya, kabin yang digunakan pada Datsun Go+ Panca ini sangat sempit sehingga ruang gerak pun tidak leluasa. Selain itu, material jok menggunakan material yang murah sehingga terkadang kurang nyaman. Kemudian tempat penyimpanan kabin juga sangat sempit. Hal yang mencolok lainnya adalah bagian kursi depan pada mobil ini terlihat sangat kaku sehingga kurang menarik untuk dipandang.

Sedangkan bagian eksterior, yang sangat mencolok adalah bagian velg. Kali ini, Datsun Go+ Panca menerapkan velg roda yang kecil sehingga memungkinkan mobil itu terkesa gesekan ketika berada di tempat yang bergeronjal.